BAHAYA ! Walaupun di Reset Ternyata Data di Smartphone masih bisa di Akses

Udah bosen dan  kepingin yang terbaru. Dua alasan inikah yang kerap mendorong Anda untuk melepas smartphone kesayangan, lalu segera menggantinya dengan model paling gres yang tentunya jauh lebih segar dan mumpuni. Sah-sah saja sih, selama bukan hasil nodong pacar apalagi nodong orang di jalan, bisa gawat nanti urusannya. Tapi tahu tidak, ternyata menjual smartphone itu bisa sama saja dengan menjual identitas Anda lho. Dan ternyata banyak pemilik yang lupa menghapus data yang ada di smartphone mereka saat akan menjualnya.

Tidak hanya itu, 40 persen ponsel yang dibeli dari toko ponsel bekas memang hampir semuanya telah direset ke setelan pabrik, tapi ternyata data Anda yang ada di ponsel ternyata masih bisa diakses. Ngeri ya! Untuk melakukan uji coba, coba saja membeli 20 ponsel pintar di beberapa toko ponsel bekas. Dan dengan menggunakan perangkat lunak data recovery yang banyak tersedia di pasar secara gratis untuk mendeteksi data di ponsel pintar tersebut, dan yang pernah mencobanya pun mengklaim telah berhasil menyelamatkan lebih dari 2000 foto pribadi, email, pesan teks, faktur, dan satu video dengan konten dewasa yang telah dihapus pemilik sebelumnya.

Dan banyak dari para pemilik ponsel sebelumnya juga lupa melakukan log out dari akun Gmail. Hal ini sangat berisiko, karena pemilik baru diam-diam dapat membaca atau mengirim pesan melalui akun tersebut. Dari semua yang telah disetel ulang, 50 persen masih mengandung data pribadi, dikarenakan ponselnya menggunakan Android versi lama yang memiliki fitur reset yang bermasalah. Beberapa pemilik sebelumnya, bahkan hanya menghapus data tanpa melakukan reset pabrik, yang berarti data-data belum sepenuhnya terhapus.

Beberapa pemilik sama sekali lupa menghapus data mereka atau melakukan reset ke setelan pabrik. Ponsel Android terbaru cukup aman dalam hal reset pabrik (factory reset), namun masih banyak ponsel dengan versi Android lama yang memiliki fitur reset yang kurang baik yang masih dijual. Menurut penelitian, beberapa orang lupa menghapus data pribadi dan melakukan reset pabrik sebelum menjual ponsel mereka. Untuk memastikan bahwa semua data telah dihapus, Anda harus melakukan overwrite terhadap data-data yang ada di smartphone. Tanpa melakukan langkah-langkah ini, data pribadi Anda dapat diakses oleh pemilik baru. Anda memiliki tanggung jawab untuk menghapus semua data sensitive dan data pribadi dari ponsel sebelum dijual.

Well, bagi agan-agan yang pengen jual smarthone lama tetap waspada terhadap data pribadi, Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *